
Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada tanggal 14 Juni, Diesel One Solidarity yang didukung Yayasan Diesel Utama Solidaritas mengadakan acara donor darah.
Acara donor darah ini bertema “Donating Blood is an Act of Solidarity. Join The Effort and Save Lives”, atau “donor darah merupakan aksi solidaritas. Berpartisipasi untuk menyelamatkan nyawa”.
Tema ini dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO) yang bertujuan untuk menciptakan kesadaran masyarakat dunia yang lebih luas akan perlunya donor darah secara sukarela serta dapat menyelamatkan nyawa dan meningkatkan solidaritas dalam masyarakat.
Kegiatan aksi donor darah ini dilaksanakan hari ini, Senin (13/6), pukul 10.00-13.00 WIB, di Diesel One Group Office, Jl. Pecenongan No. 3, Kebon Kelapa, Jakarta Pusat.
Acara yang terbuka untuk umum ini dihadiri CEO Diesel One Group, Dicky Yonanes dan jajaran Head Diesel One Group beserta karyawan, serta Managing Director Program Diesel One Solidarity sekaligus Corsec Diesel One Group, Ayuningtyas Widari Ramdhaniar.
Hadir pula Ketua Umum NU Circle yang juga merupakan lulusan Teknik Universitas Indonesia (UI) Gatot Prio Utomo. Kegiatanini diharapkan bisa membantu kehidupan manusia, khususnya bagi yang memerlukan transfusi darah.
“Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi kecil yang kami mampu pada dunia kesehatan. Semoga kegiatan donor darah ini bisa membantu banyak orang,” harap CEO Diesel One Group, Dicky Yonanes, Senin (13/6).
Meski yang dilakukan Diesel One Group masih berupa hal kecil, namun Dicky berharap bisa menginspirasi banyak orang.
“Agar mereka mau berjalan bersama Diesel One Solidarity bersama-sama agar kegiatan ke depan menjadi lebih besar dan lebih memberikan dampak yang lebih besar,” imbuh Founder Diesel One Solidarity ini.
Director Program Diesel One Solidarity sekaligus Corsec Diesel One Group, Ayuningtyas Widari Ramdhaniar menambahkan, acara ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan bagi setiap orang yang mendonorkan darahnya.
“Kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan rasa kebersamaan satu dengan yang lain untuk dapat memberikan hal yang melekat pada diri kita sendiri, yaitu darah,” tutur Tyas, sapaan akrabnya.
“Seperti yang Pak Dicky sampaikan bahwa meski masih kecil yang kami lakukan, namun yang paling penting adalah konsistensi yang kami lakukan dalam bidang sosial kemasyarakatan,” imbuh lulusan S2 Kesejahteraan Sosial dan Otonomi Daerah UI itu.
Hal ini dilihat dari kebutuhan akan donor darah sepanjang tahunnya. Dengan mempertahankan dan berkomitmen dengan hal tersebut, aksi donor darah bisa mencapai akses universal serta meningkatkan solidaritas masyarakat akan sesama manusia dan kohesi sosial.
Ketua NU Circle Gatot Prio Utomo juga mengapresiasi kegiatan ini.
“Hal yang dilakukan oleh Diesel One Solidarity merupakan contoh yang bisa kita contoh bentuk CSR perusahaan, yang meski belum besar namun komitmen untuk menuju keberlanjutannya konsisten dijalankan dan di-lead oleh pihak-pihak yang kompeten di bidangnya,” tutur Gatot.
