U.S. – INDONESIAN STRATEGIES TO ERADICATE TERRORISM. Narasi Gen-Z : Saring before Sharing

Jakarta – 23 Mei 2023. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia bekerjasama dengan ReThinkbyAWR Strategic Partnership sebagai Lobbyist Agency Indonesia bersama Kedutaan Amerika Serikat (US Embassy) dalam penyelenggaraan diskusi publik bersama untuk memberantas terorisme khususnya kepada Gen-Z dan perempuan. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan beberapa mitra diantaranya DPR RI, Mesjid Istiqlal, Ruangobrol.id, dan Diesel One Solidarity.

Hadir sebagai keynote speaker Kepala BNPT RI Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel,M.Si, yang diwakili oleh Deputy Bidang kerjasama Luar Negeri BNPT Andhika Chrisnayudhanto, SIP, SH, MA, dan narasumber – narasumber yang kompeten dibidang masing-masing seperti Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS M. Nasir Djamil, M.Si, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. Dr. K. H. Nasaruddin Umar,M.A., Penulis sekaligus founder Ruangobrol.id, Noor Huda Ismail, dan kegiatan ini dimoderatori oleh Founder & Executive Director ReThinkbyAWR Strategic Partnership sekaligus Managing Director Diesel One Solidarity, Ayuningtyas Widari Ramdhaniar, S.I.A.,M.Kesos.

Adapun tujuan diskusi publik ini adalah sebagai peningkatan kapasitas institusi hukum khususnya yang bergerak dibidang penanggulangan terorisme dan kekerasan ekstremis (CT/CVE), memberikan informasi mengenai fenomena narasi kekerasan yang berkembang dimasyarakat dan pendanaan terorisme yang dapat menimbulkan ancaman, kita juga dapat mengidentifikasi secara singkat kebijakan dan modus operandi terkait pendanaan terorisme yang mungkin terjadi di masyarakat, serta dampaknya, mendorong peserta diskusi publik ini untuk memahami narasi kekerasan sepenuhnya agar tidak membantu pendanaan terorisme, mendorong tindak lanjut upaya Pemerintah Indonesia dan pemangku kepentingan lainnya dalam penanggulangan pendanaan terorisme, serta memberikan informasi zero-discrimination atau tidak adanya diskriminasi dalam koordinasi dan penanganan pendanaan terorisme maupun korban-korbannya.    

Sementara untuk hasil yang diharapkan dari kegiatan diskusi publik bersama ini adalah audiens yang khususnya perempuan dan Gen-Z dapat memahami sepenuhnya informasi terkait pendanaan terorisme dan narasi kekerasan yang dibangun oleh kelompok ekstrimis, mengetahui cara-cara pencegahan pendanaan terorisme di masyarakat dan kebijakan pemerintah dalam penanggulangannya, mengenal dan memahami perspektif baru terkait narasi pendanaan terorisme di masyarakat, juga mendapatkan pemahaman umum tentang isu dan perspektif yang akan memperkuat jaringan dan kolaborasi dalam menanganinya, para peserta juga dapat memahami konsep dan arti zero-discrimination dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat.

Bersama Narasumber

Pada kesempatan itu Noor Huda Ismail penulis sekaligus pendiri Ruangobrol.id membahas mengenai kondisi literasi digital dalam isu terorisme di Indonesia dan kerentanan masyarakat terhadap narasi terorisme, peralihan dakwah dari JI ke Neo JI, perkembangan narasi terorisme di Indonesia dari masa ke masa, keterlibatan perempuan dalam berbagai aspek pendanaan terorisme, serta membahas kerentanan bias masyarakat terhadap pendanaan terorisme dan kurangnya literasi digital, khususnya terkait pendanaan terorisme

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. Dr. K. H. Nasaruddin Umar,M.A membahas Ber”Islam” ala Gen-Z beliau menyampaikan pedoman apa yang harus dimiliki Gen Z dalam melakukan “Saring sebelum Sharing” (dari sisi agama Tabayun) beliau menyampaikan juga pandangan mengenai Narasi, Opini dan praktek beragama, khususnya  berIslam ala Gen Z di “jaman Now”, pendekatan beragama seperti apa yang harus dilakukan untuk dapat merangkul Gen Z, pandangan mengenai narasi kekerasan yang selalu mengatasnamakan agama  sehingga berujung kepada pendanaan terorisme, dimana donasi digunakan untuk membiayai operasional kelompok teroris. Pentingnya keilmuan dan berpikiran kritis dalam bermasyarakat dan beragama, secara umum dan khususnya pada Gen Z. Peran toleransi dalam menciptakan harmoni di kehidupan bermasyarakat dan beragama, secara umum dan khususnya pada GenZ. Beliau juga menceritakan kunjungannya ke Amerika dalam Program International Visitor Leadership (2022) dan Fullbright Visiting Scholar (2002). insight yang diperoleh melalui dialog antar tokoh agama yag terlaksana disana.

Anggota Komisi III DPR RI, M. Nasir Djamil, M.Si menyampaikan peran Komisi III DPR RI dalam Penanggulangan Terorisme di Indonesia, seperti apa sinergitasnya dengan mitra kerjanya BNPT dalam pencegahan pendanaan teroris, peran lembaga legislatif dalam penanganan/perlindungan korban terorisme, dan ex-napiter dalam proses reintegrasi ke masyarakat.  Serta memastikan tidak adanya diskriminasi atau zero Discrimination baik didalam penanganan terhadap ex-napiter maupun masyarakat yang tinggal disekitarnya, beliau juga memaparkan Bagaimana pemberantasan Terorisme di Indonesia menurut KUHP Baru yang dinilai lebih mengedepankan upaya preventif dan mencegah tindakan represif sebab dalam UU ini juga mengatur ketentuan soal pendanaan terorisme dan memaparkan rencana lembaga legislatif dalam upaya pencegahan dan penanganan terorisme di Indonesia, penanganan korban terorisme dan reintegrasi ex-napiter ke masyarakat kedepannya.

Deputy Kerjasama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Andhika Chrisnayudhanto, membahas mengenai peran BNPT dalam Penanggulangan pendanaan terorisme, Kebijakan, hukum dan regulasi, dan upaya yang dilakukan oleh BNPT dalam pencegahan pendanaan terorisme, bagaimana masyarakat dapat berdonasi berdasarkan hukum dan aman dan dapat membedakan antara donasi yang resmi dan yang melanggar hukum? Bagaimana untuk mengecek dan cek ulang saluran donasi yang benar, bagaimana koordinasi antar lembaga pemerintah (internasional maupun nasional) dalam penanggulangan pendanaan terorisme baik dalam pencegahan maupun penindakan, serta statistik penangkapan dan estimasi total dana yang dikumpulkan oleh Neo JI.

Link Pemberitaan :

https://news.detik.com/berita/d-6736008/bnpt-minta-gen-z-bijak-bermedia-sosial-untuk-cegah-radikalisme

Our Support System

Published by Ayuningtias | Lobbyist - Networker - Facilitator

Woman With Voices

Leave a comment