Social Project : Peningkatan Literasi Gizi untuk Tumbuh Kembang Anak

JAKARTA – Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing merupakan agenda prioritas pemerintah dalam lima tahun mendatang.

Sebagai salah satu kontribusi untuk menciptakan SDM yang berkualitas, Kisahkasih.org bekerja sama dengan Berikan Protein Initiative menyelenggarakan Parent’s Club, sebuah edukasi literasi gizi yang ditujukan kepada anak dan orang tua. Sasaran pada giat ini yaitu pekerja PKL dan petugas kebersihan di 3 tempat diantaranya Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

Pada program kali ini, bergabung juga Diesel One Solidarity Community sebagai yayasan solidaritas kawula muda. Bertepatan dengan memperingati Hari Anak Nasional, pengemasan program ini menjadi fun dengan antusiasnya anak-anak pinggiran di ibu kota pada rentan usia 6-11 tahun, Sabtu (23/7/2022).

Program Parent’s Club ini bertujuan untuk pembiasaan gaya hidup sadar konsumsi makanan bergizi dengan motivasi literasi, membiasakan anak dan ibu untuk mampu membentuk pola konsumsi yang baik.

Berikan Protein Initiative sebagai Yayasan yang peduli pada isu gizi, mengupas tuntas perihal isi piringku. penjelasan sederhana kepada ibu rumah tangga mulai dari anjuran batasan konsumsi gula, garam dan lemak danmemperhatikan aspek pola hidup lainnya.

Pedoman gizi seimbang menjadi fokus utama dalam Parent’s Club kali ini. Pentingnya pola hidup aktif dan berolahraga dengan membiasakan olahraga 30 menit per-hari, mengkonsumsi makanan yang beraneka ragam karena tidak ada satupun jenis makanan pangan yang mengandung semua jenis zat gizi kecuali ASI (air susu ibu), menjaga berat badan yang ideal serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat akan mempengaruhi status gizi.

Pengukuran asupan protein dan gizi melalui Protein Meter
Pengukuran asupan protein dan gizi melalui Protein Meter

Selanjutnya, dengan menggandeng Berikan Protein Initiative, ibu dan anak sasaran Parent’s Club mendapatkan pengalaman dalam pengukuran asupan protein dan gizi melalui Protein Meter, sebuah alat ukur yang bisa melihat gizi secara mikro dan makro. Output pengukuran bisa melihat kebutuhan gizi dan protein harian, BMI, status gizi,pola aktivitas total konsumsi, hasil nilai atau zat gizi yang didapatkan.

Bertepatan dengan Hari Anak Nasional Berikan Protein Initiative bersama Kisahkaasih.org memiliki komitmen mulia, bersama wujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas dan berdaya untuk menyongsong masa depan yang gemilang.

Dalam kesempatan program kali ini, Farah Savira bagian dari Kisahkasih.org mengungkapkan bahwa “kami semua berharap, apa yang kita kerjakan hari ini membawa dampak yang sangat besar untuk Indonesia pada masa mendatang, berangkat dari pinggiran untuk mewujudkan anak-anak dengan literasi gizi yang baik” ujarnya.

Selain itu, CEO Berikan Protein Initiative, Maqbulatin Nuha berharap untuk program-program selanjutnya bisa banyak komunitas atau lembaga yang bergabung untuk bersama-sama bahu membahu mewujudkan Indonesia yang maju “kami sih berharap untuk next program bakal banyak lembaga atau komunitas yang tertarik dikarenakan ini merupakan aksi nyata kita sebagai anak muda untuk terus berusaha mewujudkan SDM Indonesia yang lebih baik” Ungkapnya.

Program Parent’s Club kali ini berjalan lancar dengan kehadiran peserta Young Nutritionist Program dari Berikan Protein Initiative sebagai relawan dalam memberikan edukasi gizi dan pengukuran asupan gizi protein.

Published by Ayuningtias | Lobbyist - Networker - Facilitator

Ayuningtyas Widari Ramdhaniar, S.I.A., M.Kesos. Ayuningtyas Widari Ramdhaniar (AWR) is an Indonesian strategic public affairs professional, government relations specialist, and social impact leader whose career spans public policy, institutional development, stakeholder engagement, corporate social responsibility, and strategic communications. She currently serves as Special Advisor to the Minister of Creative Economy of the Republic of Indonesia, where she contributes to strengthening Indonesia’s creative economy ecosystem through strategic institutional development, public policy collaboration, and cross-sector partnerships. Alongside her public service, she continues to advise organizations on government relations, strategic partnerships, and sustainable development initiatives. Throughout her professional journey, Ayuningtyas has cultivated extensive collaborations across government institutions, parliament, state-owned enterprises, private corporations, academia, civil society organizations, and international partners. Her work is centered on bridging diverse stakeholders to transform ideas into measurable impact. She is the Founder of AWR Foundation, an independent platform dedicated to advancing strategic partnerships, leadership, and collaborative innovation by connecting government, business, academia, media, and communities to create long-term public value. Ayuningtyas earned both her Bachelor’s Degree in Public Administration and her Master’s Degree in Social Welfare, with a specialization in Regional Autonomy, from the University of Indonesia. Her academic background has provided a strong foundation in governance, public policy, institutional reform, and community development. Beyond her professional responsibilities, she is deeply committed to leadership development, nation building, the creative economy, diplomacy, women’s empowerment, public speaking, and lifelong learning. She believes that genuine leadership is defined not by authority or position, but by the positive influence one creates in the lives of others. This philosophy inspired the creation of Museum of Growth—a living archive that documents experiences, reflections, ideas, and lessons gathered throughout a lifelong journey of learning, leadership, and service. More than a personal collection, it is a space dedicated to inspiring others to embrace growth as a continuous process of becoming. Personal Philosophy “Growth is not measured by how far we have gone, but by how many lives become better because we choose to keep growing.” Ayuningtyas Widari Ramdhaniar Founder, Museum of Growth Voice of Influence

Leave a comment