8 Bahan Dasar Jus Detox yang Menyehatkan Tubuh, Boleh Dicoba!

Jus detox mempunyai manfaat bagi tubuh. Jus buah atau sayuran mengandung banyak vitamin dan mineral lengkap, seperti serat, zat besi hingga protein dan juga kalsium
Mengonsumsi jus detox dapat menjaga kesehatan tubuh seperti menghaluskan kulit dan menyehatkan lambung. Apa saja bahan-bahan yang dapat digunakan untuk membuat jus detox?

Bahan Dasar Jus Detox

Jus detox dapat dibuat dari sayuran hijau ataupun buah-buahan. Mengutip buku 40 Variasi Minuman Sari Buah dan Sayuran Berkhasiat Detox Juice oleh Greiche Dian, S.Tp, berikut beberapa buah dan sayur yang bisa menjadi bahan dalam pembuatan jus detox.

Sayuran Hijau

Salah satu bahan utama yang biasanya digunakan dalam pembuatan jus detox adalah sayuran hijau. Umumnya, sayuran yang digunakan yaitu bayam, brokoli, kale hingga bokchoy.

1. Bayam
Bayam merupakan sayuran yang sering digunakan untuk pembuatan jus detox. Sayuran ini mempunyai rasa manis, masam dan gurih.

Kandungan fitonutrien dalam bayam berfungsi sebagai antiradang adan juga antikanker. Selain itu, bayam juga mengandung lebih dari 200% vitamin K yang bermanfaat untuk kesehatan tulang dan menurunkan tekanan darah.

2. Bokchoy
Bokchoy mengandung antioksidan, serat dan betakaroten dari vitamin A yang terbukti mampu melawan kanker prostat, payudara, usus serta menurunkan kolesterol jahat dalam darah. Cara terbaik mengonsumsi bokchoy adalah secara mentah.

Hal ini dilakukan untuk mempertahankan enzim glucosinolates, yaitu enzim yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah kanker. Sehingga, bokchoy sangat cocok menjadi bahan untuk jus detox.

3. Selada Romaine
Selada romaine mengandung antioksidan, kaya serat, riboflavin, vitamin A, B6 dan vitamin C. Tak hanya itu, selada juga mengandung kalsium, magnesium, mangan, fosfor dan kalium.

Mengonsumsinya bisa membantu menurunkan kolesterol tinggi dan mencegah kanker. Kamu bisa menggunakan selada biasa sebagai penggantinya.

4. Brokoli
Brokoli merupakan sayuran yang mengandung nutrisi tinggi seperti vitamin, A, C, dan K, serat, kalium, magnesium serta kalsium. Brokoli juga kaya dengan antioksidan dan juga mengandung komponen fitokimia glucosinolates, yaitu senyawa yang merupakan antikanker.

Buah-buahan

Pisang, mangga, nanas, hingga pir dan peach merupakan buah-buahan yang biasanya digunakan dalam pembuatan jus detox. Seperti sayuran, buah-buahan juga mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Berikut beberapa buah-buahan yang bisa digunakan untuk pembuatan jus detox.

1. Buah Beri
Buah beri seperti stroberi, bluberi dan kanberi merupakan buah kaya antioksidan yang mampu melawan tanda-tanda penuaan dan gejala penyakit jantung. Selain antioksidan, buah beri juga mengandung vitamin A, vitamin C, magnesium, potasium dan kaya akan serat. Stroberi dan bluberi mengandung antioksidan sehingga mampu mengurangi kolesterol dalam pembuluh darah.

2. Buah Berdaging
Salah satu buah yang memiliki banyak daging adalah pisang. Buah ini merupakan sumber potassium, serat dan vitamin C.

3. Buah Berbiji
Buah-buahan berbiji di antaranya adalah peach, plum, mangga, ceri, dan nektarin. Buah-buahan ini kaya dengan antioksidan, vitamin A, C dan juga potassium

4. Citrus
Buah-buahan citrus di antaranya adalah lemon, jeruk, dan juga jeruk nipis. Buah-buahan ini merupakan sumber vitamin C yang tinggi, kaya potassium dan asam folat.

Perlu diketahui, diet dengan mengkonsumsi jus detox memang diklaim mampu mengeluarkan racun dalam tubuh. Namun seperti dijelaskan dokter spesialis gizi klinik dr Diana Suganda MKes, SpGK, pemenuhan nutrisi tidak seimbang hanya dengan minum jus.

Karena itu selain minum jus detox, jangan lupa tetap konsumsi makanan dan minuman lain yang kaya nutrisi. Tentu saja diiringi olahraga dan gaya hidup sehat lainnya untuk menurunkan berat badan.

Editor: row (https://food.detik.com/)

Published by Ayuningtias | Lobbyist - Networker - Facilitator

Ayuningtyas Widari Ramdhaniar, S.I.A., M.Kesos. Ayuningtyas Widari Ramdhaniar (AWR) is an Indonesian strategic public affairs professional, government relations specialist, and social impact leader whose career spans public policy, institutional development, stakeholder engagement, corporate social responsibility, and strategic communications. She currently serves as Special Advisor to the Minister of Creative Economy of the Republic of Indonesia, where she contributes to strengthening Indonesia’s creative economy ecosystem through strategic institutional development, public policy collaboration, and cross-sector partnerships. Alongside her public service, she continues to advise organizations on government relations, strategic partnerships, and sustainable development initiatives. Throughout her professional journey, Ayuningtyas has cultivated extensive collaborations across government institutions, parliament, state-owned enterprises, private corporations, academia, civil society organizations, and international partners. Her work is centered on bridging diverse stakeholders to transform ideas into measurable impact. She is the Founder of AWR Foundation, an independent platform dedicated to advancing strategic partnerships, leadership, and collaborative innovation by connecting government, business, academia, media, and communities to create long-term public value. Ayuningtyas earned both her Bachelor’s Degree in Public Administration and her Master’s Degree in Social Welfare, with a specialization in Regional Autonomy, from the University of Indonesia. Her academic background has provided a strong foundation in governance, public policy, institutional reform, and community development. Beyond her professional responsibilities, she is deeply committed to leadership development, nation building, the creative economy, diplomacy, women’s empowerment, public speaking, and lifelong learning. She believes that genuine leadership is defined not by authority or position, but by the positive influence one creates in the lives of others. This philosophy inspired the creation of Museum of Growth—a living archive that documents experiences, reflections, ideas, and lessons gathered throughout a lifelong journey of learning, leadership, and service. More than a personal collection, it is a space dedicated to inspiring others to embrace growth as a continuous process of becoming. Personal Philosophy “Growth is not measured by how far we have gone, but by how many lives become better because we choose to keep growing.” Ayuningtyas Widari Ramdhaniar Founder, Museum of Growth Voice of Influence

Leave a comment