Apakah kamu berencana liburan ke Gunung Bromo, Jawa Timur dalam waktu dekat? Salah satu daya tarik Gunung Bromo yang tidak boleh dilewatkan wisatawan adalah menyaksikan matahari terbit atau sunrise. Saking indahnya penorama sunrise di sana, maka dijuluki sebagai The Golden Sunrise of Bromo. Tak heran jika banyak wisatawan rela mendaki ketika pagi buta untuk menyaksikan pemandangan eksotis tersebut.
Ada beberapa pilihan spot sunrise di Gunung Bromo yang menawarkan daya tarik masing-masing. Tenang saja, karena panorama sunrise Bromo tetap menawan dilihat dari spot manapun. Spot sunrise Bromo Berikut tempat melihat sunrise di Gunung Bromo.
1. Penanjakan 1

Pemandangan Gunung Batok, Bromo, dan Semeru dari Penanjakan 1 menjelang matahari terbit(Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com)
Berada di ketinggian 2.770 mdpl, Penanjakan Point atau dikenal sebagai Penanjakan 1 merupakan titik tertinggi menyaksikan sunrise di Gunung Bromo. Penanjakan 1 merupakan lokasi favorit para pemburu sunrise Gunung Bromo, dikutip dari Kompas.com (11/9/2022). Lokasinya bisa dijangkau dari pintu masuk Wonokitri, Kabupaten Pasuruan. Jika ingin menyaksikan sunrise dari Penanjakan 1, wisatawan diimbau menggunakan pakaian hangat serta syal, jaket, sarung tangan, dan sebagainya. Pasalnya, angin di lokasi Pananjakan 1 cukup kencang.
2. Seruni Point

Seruni Point di bawah Bukit Kingkong.(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)
Berada di ketinggian 2.400 mdpl, Seruni Point juga dikenal sebagai spot Pananjakan 2. Salah satu keunikan Seruni Point adalah keberadaan pura dengan latar belakang kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dikutip dari Kompas.com (23/10/2022). Dari Seruni Point, lautan pasir Bromo tampak terbentang luas. Selain itu, wisatawan bisa menyaksikan Gunung Batok, kawah Gunung Bromo, dan Puncak Mahameru. Berbeda dengan Penanjakan 1, Seruni Point masuk dalam wilayah Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Jadi, wisatawan bisa masuk dari pos retribusi milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.
3. Bukit Cinta

Pengunjung mengabadikan keindahan di lokasi wisata Bukit Cinta, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (4/11/2017). Bukit Cinta menjadi alternatif menyaksikan matahari terbit di kawasan wisata Gunung Bromo. (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Tempat melihat sunrise di Bromo selanjutnya adalah Bukit Cinta. Spot sunrise ini juga dikenal sebagai Penanjakan 3, yang berada di ketinggian 2.680 mdpl. Panorama yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan Penanjakan 1 dan Seruni Point. Wisatawan bisa menyaksikan anggunnya Kaldera Tengger serta gagahnya Puncak Mahameru. Diberi nama Bukit Cinta, lantaran masyarakat setempat meyakini bahwa lokasi tersebut merupakan tempat pertemuan Roro Anteng dengan Joko Seger untuk pertama kalinya, yakni nenek moyang masyarakat Suku Tengger.
4. Bukit Mentigen

Pemandangan matahari terbit dari Bukit Mentigen, Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Bukit Mentigen adalah salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit selain Bukit Penanjakan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.(KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO)
5. Bukit Kingkong

Matahari terbit dari Bukit Kingkong, untuk melihat puncak Bromo, kawasan Gunung Bromo, Podokoyo, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur.(MonkeyFoto/Shutterstock)
Spot sunrise di Bromo selanjutnya adalah Bukit Kingkong. Lokasi ini juga dikenal sebagai Bukit Kedaluh. Namun, masyarakat menjulukinya Bukit Kingkong karena bentuk bukit dianggap menyerupai kingkong. Nama Bukit Kedaluh diambil dari Bahasa Sansekerta yang bermakna pengharapan terhadap kesuburan wilayah Tengger. Di Bukit Kingkong, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan yang sama dengan Bukit Cinta. Wisatawan dapat mencapai Bukit Kingkong dari pintu masuk Wonokitri, Kabupaten Pasuruan.
6. Pos Dingklik
Pos Dingklik menjadi alternatif jika spot sunrise di Bromo lainnya, sudah dipenuhi wisatawan. Lokasinya cukup dekat, yakni sekitar lima menit dari pintu gerbang Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Meski tempatnya lebih kecil daripada spot sunrise Bromo lainnya, namun panorama yang disuguhkan tidak kalah menawan. Dari Pos Dingklik, wisatawan dapat berhadapan langsung dengan pemandangan Gunung Batok. Berada di ketinggian 2.463 mdpl, Pos Dingklik masuk dalam wilayah Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.
